Senin, 24 September 2012

Materi Ekonomi SMA


BAB  1
KEBUTUHAN

Kebutuhan adalah sesuatu yang harus dipenuhi untuk kelangsungan hidup dan apabila tidak dipenuhi akan berakibat fatal.
Keinginan adalah sesuatu yang ketertarikan terhadap sesuatu barang karena faktor lingkungan.
1.  Faktor - faktor yang mempengaruhi kebutuhan ;
a.  Keadaan Alam
b.  Peradaban / Kebudayaan budaya
c.  Agama
d.  Adat - istiadat
A.  MACAM - MACAM KEBUTUHAN
1.  Menurut Intensitasnya
a.  Kebutuhan Primer
adalah kebutuhan yang harus dipenuhi pertama kali, kebutuhan ini wajib untukn dipenuhi. Contoh : kebutuhan akan pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, dan lai -lain.
b.  Kebutuhan sekuder
adalah kebutuhan second (kedua), yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi apabila kebutuhan primernya telah terpenuhi. Contohnya: kebutuhan akan perabot rumah tangga (kursi, meja, televisi, dll)
c.  Kebutuhan Tersier
adalah kebutuhan tirth (ketiga), yaitu kebutuhan yang biasanya dipenuhi apabila kebutuhan primer dan sekundernya telah terpenuhi. Contohnya : kebutuhan kulkas, handphone,
d.  Kebutuhan Kuarter (Lux)
adalah kebuthan akan barabg - barang mewah seperti : Apartemen, moge (motor gede), mobil.
2.  Menurut Waktunya
a.  Kebutuhan Sekarang
adalah kebutuhan yag harus dipenuhi saat itu juga, biasanya kebutuhan ini bersifat primer. Contohnya : makan, pakaian, rumah, kesehatan
b.  Kebutuhan Masa Datang
adalah kebutuhan yang pemenuhannya untuk masa yang akan datang. Contohnya: menabung
c.  Kebbutuhan Tak Terduga
adalah kebutuhan yang waktunya tidak diketahui, kebutuhan bersifat insidental. contohnya : ada orang meninggal, orang kecelakaan,dll.
d. Kebutuhan Sepanjang Waktu
adalah kebutuhan yang dipenuhi sepanjang waktu. Contohnya: akan, pendidikan.
3.  Menurut Bentuk dan Sifatnya
a.  Kebutuhan Jasmani
adalah kebutuhan  yang beersifat material (lahiriah)
b.  Kebbutuhan Rohani
adalah kebutuhan yang bersifat spiritual (kejiwaan)
4.  Menurut Subjek yang Membutuhkan
a.  Kebutuhan Individu / perorangan
b.  Kebutuhan Kolektif / masyarakat
5.  Menurut Sosial Budaya
a.  Kebutuhan Sosial
b.  Kebbutuhan Sikologis / Rohani
6.  menurut ABRAHAM MASLOW
Abraham Maslow adalah orang yang mengemukakan tentang "Teori Hierarki Kebutuhan (Needs Hierarchy Theory). Kebutuhan dibagi dalam beberapa tingkatan, Yaitu:
a.  Kebutuhan Fisiologi (Physiological Needs)
b.  Kebutuhan Keamanan (Safety Needs)
c.  Kebbutuhan Sosial (Social Needs)
d.  Kebutuhan Mendapat Penghargaan (Estern Needs)
e.  Kebutuhan Aktualisasi Diri (Self Actualization Needs)
B.  ALAT PEMENUHAN KEBUTUHAN
adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
1.  Barang
Macam - macam Barang :
1.  Menurut Cara Memperolehnya :
a.  Barang Ekonomis
adalah barang yang jumlahnya terbatas dan untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan. contohnya : Emas, perak, intan, dll.
b.  Barang Bebas
adalah barag yang jumlahnya sangat banyak dan untuk mendapatkan barang tersebut tidak di perlukan pengorbanan. Contohnya : air, udara,
c.  Barang Illith
adalah barang yang apabila jumlahnya sedikit akan bermanfaat tetapi apabila jumlahnya sangat banyak akan meerugkan. Contohnya : Api, angin, air.
2.  Menurut Cara Penggunaan
a. Barang Produksi
adalah barag yang digunakan untuk proses produksi / barang baku produksi. Terdiri dari barang tahan lama dan tidak tahan lama.
b. Barang Konsumsi
Terdiri dari bahan tahan lama dan tidak tahan lama
3.  Menurut Kegunaannya
a. Barang Subtitusi (pengganti)
adalah barang yang digunakan apabila barang pokoknya tidak ada. Contohnya : kayu bakar digunakan saat mnyak tanah tidak ada.
b.  Barang komplementer (pelengkap)
adalah barng yang digunakan bersama - sama. Contohnya : Mobil dengan BBM, Kompor dengan gas  minyak tanah.
Kegunaan barang
a. Kegunaan Bentuk (form utility)
b. Kegunaan Tempat (Utility of Time)
c. Kegunaan Kepemilikan (Ownership Utility)
d. Kegunaan Waktu (Utility of Time)
e. Kegunaan Pelayanan (Service Utility)
f. Kegunaan Dasar (Elementary Utility)
C.  KEBUTUHAN MANUSIA TIDAK TERBATAS
Kebutuhan manusia selalu bertambah dan tidak akan pernah merasa puas. Karena setelah kebutuhan yang satunya terpenuhi manusia akan membutuhkanhal yang lainnya. Sedangkan alat pemenuhan / peuas kebutuhan itu bersifat terbatas dan bisa habis.
·         Faktor Penyebab kebutuhan Manusia Tidak terbatas :
·         Sifat alami manusia
·         Tingkat pendapatan
·         Faktor linglungan fisik
·         Lingkungan sosial
Keterbatasan sumber daya (SDA, SDM, SD modal)
·         Bencana alam
·         Kemajuan teknologi informatika
·         Akulturasi budaya
·         Perdagangan internasional
Ø  Sumber Daya Alam
a.        SDA dapat diperbaharuhi
b.      SDA tidak dapat diperbaharuhi
Ø  Sumber Daya Manusia
a.        Wirausaha adalah orang yang bekerja untuk diri sendiri dan bertujuan mencari untung / laba
b.      Tenaga Kerja adalah orang yang bekerja untuk orang lain dan untuk mendapatkan gaji / upah.
Tenaga Kerja ada 3 macam :
·         Tenaga kerja terdidik, contoh : Guru
·         Tenaga kerja terlatih, contoh : Sopir
·         Tenaga kerja tidak terdidik ataupun terlatih, contoh : Buruh
Ø  Sumber Daya Modal / Kapital
Adalah sumber daya yang memberi kontribusibagi kegiatan produksi maupun pendukung sarana sosial dan ekonomi


Macam – macam Modal :
ü  Menurut wujudnya: uang dan barang
ü  Menurut Sifat: lancar dan tetap
ü  Menurut Subjeknya: individu dan masyarakat
ü  Menurut Bentuk: kongkrit dan abstrak
ü  Menurut Sumbernya: sendiri dan pinjaman
B.  MASALAH EKONOMI
Masalah adalah sesuatu yang direncanakan akan tetapi tidak sesuai dangan kenyataan yang diinginkan
Msalah Ekonomi Dibagi menjadi 2, yaitu :
v   Menurut aliran klasik
v  Masalah produksi:
ü  Kurang modal dan bahan baku produksi
ü  Kurangnya tenaga ahli
ü  Peralatan produksi kurang modern
v  Masalah konsumsi:
ü  Barang tidak tahan lama
ü  Biaya transportasi mahal
ü  Jarak yang jauh
ü  Fasilitas jalan yang susah dijangkau
v  Masalah distribusi:
ü  Harga tidak terjangkau
ü  Barang sudah tidak kadarluasa
ü  Kualitas tidak standart
v  Menurut aliran modern
v  What ?/ barang apa yang akan diproduksi ?
v  How ?/ bagaimana cara memproduksi ?
v  For whom ?/ untuk siapa barang diproduksi ?

C.  BIAYA PELUANG
Biaya peluang (opporrtunity cost) adalah biaya pilihan, artinya untuk memenuhi biaya itu harus mengorbankan biaya yang lainnya.
Biaya sehari – hari adalah baiaya yang rutin dikeluarkan (walaupun tidak setiap hari membayar)
D.  SISTEM EKONOMI
Adalah suatu jaringan organisasi yang diterapkan pemerintah dalam rangka mengatasi masalah ekonomi.
1. Sistem  Ekonomi Tradisional
v  Ciri – ciri :
Ø  Pemenuhan kebutuhan secara barter
Ø  Belum ada pembagian kerja
Ø  Masyarakat bersifat kekeluargaan
Ø  Hasil produksi untuk kebutuhan keluarga
Ø  Tanah sebagai sumber hidup
v  Dampak positif :
Ø  Tidak ada persingan
Ø  Masyarakat tidak dibebani dengan target tertentu
Ø  Masyarakat bersifat kekeluargaan
v  Dampak negatif :
Ø  Tidak mencari keuntungan
Ø  Hanya untuk memenuhi kebutuhan saja
Ø  Tidak memperhitungkan efesiensi dalam penggunaan sumber daya
2. Sistem Ekonomi Komando / Soosialis
v  Ciri ciri :
Ø  Ssemua alat & sumber daya produksi milik negara
Ø  Jenis pekerjaan & pembagian kerja diatur oleh pemerintah
Ø  Kebijakan ekonomi diatur oleh peerintah
v  Dampak positif :
Ø  Pemeerintah bertanggung jawab penuh terhadap perekonomian
Ø  Distribusi barang diatur oleh pemeerintah
Ø  Mudah mengadakan pengendalian & pengawasan
v  Dampak negatif :
v  Tidakada hak milik perorangan
v  Potensi, oinisiatif, & daya kreasi masyarakat tidak mudah berkembang
v  Masyarakat dibebani dengan target tertentu
3. Sistem Ekonomi Liberal / Bebas
v  Ciri – ciri :
Ø  Setiap orang bebas memiliki barang modal
Ø  Tidak ada campur tangan pemerintah dalam kegiatan perekonomian
v  Dampak positif :
Ø  Inisiatif, & daya kreatifitas masyarakat mudah berkembang
Ø  Idividu bebas memiliiki barang modal
Ø  Muncul barang = barang bermutu tinggi
v  Dampak negatif :
Ø  Orang kaya semakin kaya &  yang miskin semakin miskin
Ø  Terjadi monopoli perusahaan
Ø  Sering terjadi gejoak ekonomi
Ø  Sulit memeratakann pendapatan
4. Sistem Ekonomi Campuran
v  Ciri – ciri :
Ø  Merupakan gabungan dari sistem ekonomi bebas & sosialis
Ø  Peran serta pemerintah  & swasta eerimbang
Ø  Barang vital yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh pemerintah

BAB 2
PERILAKU KONSUMEN DAN PRODUSEN

A.     PERILAKU KONSUMEN
Konsumen adalah orang yang mennghabiskan barang / jasa.
v  Ada 4 konsep mengenai perilaku konsumen :
1)      . kepuasan total (total utilitty)
2)      . kepuasan marginnal (marginal utillity)
3)      Kepuasan total & marginal yang semakin menurun
4)      . kepuasan yang sama (hukum gossen 2)
v  Perilaku konsumen dapat dibagi 2 sifat :
1.      Perilaku konsumen Rasional
Ø  Produk dapat memberikan kegunaan opyimal bagi konsumen
Ø  Produk harus benar – benar dibutuhkan konsumen
Ø  Mutu produk terjamin
Ø  Harga terjangkau sesuai kemampuan konsumen
2.      Perilaku konsumen Irrasional
Ø  Membeli barang karena tertarik iklannya
Ø  Membeli barang karena terkenal merknya
Ø  Membeli barang karena obral atau untuk memperoleh untung / obral
v  Rasional dan tidaknyaseseorang dalam mengonsumsi barang sangat dipengaruhi oleh :
ü  Tingkat pendidikan
ü  Tingkat kedewasaan
ü  Kematangan emosional
v  Faktor – faktor yang mempengaruhi konsumsi :
1)      Pendapatan
2)      Motivasi
3)      Sikap dan kepribadian
B.     PERILAKU PRODUSEN
Produsen adalah orang yang bertugas memproduksi barang / jasa
Perilaku produsen ada :
1)       Produksi marginal (marginal product)
MP = ∆TP∕∆L
2)      Hukum produksi yang semakin menurrun (the low demishing marginal return)
3)      Faktor produksi :
a)      Sumber daya alam (tanah)
b)      Sumber daya manusia (tenaga kerja)
c)      Sumber daya modal(capital)
d)      Skiil (keahlian)
Pelaku Ekonomi :
1.      Rumah Tangga Konsumen →Peranan :
ü  Sebagai konsumen
ü  Sebagai pemilik faktor produksi
ü  Sebagai penerima imbalan faktor produksi
2.      Rumah Tangga Produsen→Peranan :
ü  Sebagai produsen
ü  Sebagai pengguna faktor produksi
ü  Sebagai agen pembangunan
3.      Rumah Tangga Pemerintah→Peranan :
ü  Sebagai pengatur kegiatan ekonomi
ü  Sebagai konsumen
ü  Sebagai investor / produsen
4.      Rumah Tangga Luar Negeri→Peranan :
ü  Sebagai konsumen
ü  Sebagai produsen / investor
ü  Sebagai sumber tenaga ahli
ü   
BAB 3
PERMINTAAN, PENAWARAN, & HARGA KESEIMBANGAN

A.     PERMINTAAN (DEMAND)
Adalah jumlah barang ekonomi yang akan dibeli pada kemungkinan tingkat harga dalam periode tertentu di pasar.
1.      Macam – macam Permintaan :
a.       Dilihat dari daya beli :
Ø  Permintaan efektif → yaitu permintaan yang disertai dengan kemampuan untuk membeli barang tersebut (mau & mampu).
Ø  Permintaan potensial → yaitu permintaan yang tidak disertai dengan kemampuan untuk membeli barang tersebut (mau & tidak mampu).
b.      Dilihat dari pendapatan riel :
Ø  Permintaan konsumen
Ø  Permintaan pemerintah
Ø  Permintaan pengusaha
Ø  Permintaan luar  negeri
c.       Dilihat dari jumlah permintaan :
Ø  Permintaan perseorangan
Ø  Permintaan masyarakat/ kelompok
2.      Faktor – faktor Yang Mempengaruhi Permintaan :
a)      Harga barang itu  sendiri
b)      Harga barang lain yang berkaitan dengan barang  tersebut
c)      Pendapatan rumah tangga & pendapatan rata – rata masyarakat
d)      Intensitas kebutuhan
e)      Selera konsumen
f)       Jumlah penduduk
g)      Perkiraan mengenai masa depan
3.      Fungsi Permintaan
Pd = - aQ + b
Qd = - aP + b
Keterangan :
Pd = price demand
-a = radien
b  = konstanta
Q = Quantity
Qd = Quantity demand
P = harga
(P – P1) ∕ (P2 – P1) = (Q – Q1) ∕ (Q2 – Q1)
4.      Elastisitas permintaan
Adalah jumlah permintaan yang disebabkan oleh perubahan harga.
Ø  Macam – macamm elastisitas permintaan :
Jenis
Besarnya
Demand elastis
Ed ˃1
Demand inelastis
Ed ˂1
Demand uniter
Ed = 1
Demand elastis sempurna
Ed = 0
Demand inelastis sempurna
Ed = ∞
Rumus elastisitas :
Ed = (∆Q ∕∆P) x (P ∕ Q)
Keterangan :
∆Q = selisih jumlah permintaan
∆P = selisih harga
P = price
Q = quantity

B.     PENAWARAN (SUPPLAY)
Adalah jumlah barang / jasa  yang akan dijual (ditawarkan)pada tingkat harga tertentu.
1.      Faktor Yang Mempengarui Penawaran :
ü  Harga barang itu sendiri
ü  Teknologi produksi
ü  Muncul produsen baru
ü  Harga faktor – faktor produksi
ü  Harapan / ekspektasi produsen
Hukum Penawaran :”Apabila harga suatu barang naik maka jumlah barang yang ditawarkan akan semakin banyak, dan sebaliknya.”
2.      Fungsi Penawaran
Ps = aQ + b
Qs = aP ± b
C.     KESEIMBANGAN HARGA (EQUILIBRIUM PRICE)
Adalah suatu kondisi ketika kuantitas / jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Dengan kata lain ketika terjadi perpotongan kurva permintaan dengan kurva penawaran.
Rumus :
Qd = Qs
Pd =Ps
Qd = Qs’ → Qs’ = Qs – t   (dengan pajak)
Pd = Ps’ → Ps’ = Ps + t



BAB 4
BENTUK – BENTUK  PASAR

A.     PENGERTIAN PASAR
ü  Arti Sempi konkrit @ tempat penjual & pembeli melakukan transaksi jual beli.
ü  Arti Luas / Abstrak @ proses dimana pembeli & penjual saling berinteraksi untuk menentukan atau menetapkan harga.
ü  Menurut Ekonomi @ bertemunya permintaan & penawaran untuk suatu barang / jasa yang diperjual belian
ü  Struktur Pasar @ berbagai hal yang dapat mempengaruhi tingkah laku & kinerja perusahaan dalam pasar.
1)      Syarat berdirinya pasar :
v  Terdapat penjual & pembeli
v  Terdapat barang / jassa yang diperjual belikan
v  Teerjadinya transaksi antara penjual & pembeli melalui tawar – menawar
v  Terjadinya media interaksi antaara penjual & pembeli
2)      Peranan pasar dalam perekonomian :
v  Konsumen
v  Produsen
v  Pembangunan
v  SDM
3)      Struktur pasar :
v  Jumlah perusahaan dalam pasar
v  Skala produksi
v  Jenis produksi
     I.    PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
v  Ciri – ciri:
a)      Penjual & pembeli sangat banyak
b)      Barang dagangan bersifat homogen
c)      Berpengetahuan sempurna
d)      Out put perusahaan relatif kecil
e)      Keleluasan keluar masuk pasar
v  Akibat adanya pasar persaingan sempurna :
a)      Seorang produsen tidak bisa mempengaruhi harga pasar
b)      Persaingan bebas, tidak saling menekankan antara sesama penjual, pembeli, ataupun antar penjual & pembeli.
c)      Kurva permintaan yang dihadapi produsen @ garis lurus orizontal, artinya ia dapat menjual barang dalam jumlah yang sangat banyak tanpa mengakibatkan penurunan harga.
d)      Untung mendapatkan keuntungan maximal produksen harus meningkatkan jumlah barang yang diproduksi / dijual.
v  Dampak Positif :
a)      Kepuasan konsumen maximal, karena bebas memilih
b)      Keuntungan produsen maximal, karena bebas menjual barang sebanyak – banyaknya
c)      Ongkos produksi minimum
v  Dampak Negatif :