Sabtu, 22 September 2012

Lika-Liku

Dari Lahir samapai Dewasa pasti aka mengalami banyak lika - liku kehidupan dan banya kenangan  dari ara Guru-Guru yang telah banyak membantu kita . danbanyak berperan dalam perjalana hidup kita
Saya Ucapkan banyak Terimakasih untuk semua orang yang telah banyak membantu saya dalam menjalani kehidupan saya sampai sekarang ini.



Pak Eko ( Kepala Sekolah SDN 2 Deroduwur Setelah Pak Slamet

Adekku ( Fhia ) Pak Joko suprayitno dan saya.

Pak Muhammad Asmaul Khusna
 Pembangunan Jalan menuju SDN 2 Deroduwur yang bertempat di dusun Melikan, Deroduwur, Mojotengah, Woosobo 56351. 
Meskipun becek dan banyak lumpur namun semangat Para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa ini memang tidak pernah surut, untuk memenuhi kewajibannya untuk mengajar, semangat yang membara akan mendapatkan sesuatu yang maksimal.


Bapak Muhammad Nurzen,SE (Guru Ekonomi)
Perjalanan untuk meraih kata LULUS dan selembar kertas yang banyak orang banggakan bukanlah  hal mudah banyak lika-liku perjalanan yang harus di jalani di masa itu.
Berbagai usaha dari para Guru-Guru memang tidak boleh diragukan lagi, salah satunya adalah usaha dan do'a dari Guru saya yang satu ini, Beliau bernama Muhammad Nurzen,SE. Seorang guru ekonomi (+akuntansi) yang dengan sabar dan telaten memberikan semangat dan mengajar saya dan teman-teman selama 3 tahun. Berbagai metode pembelajaran  telah Beliau coba agar saya dan teman-tema bisa dengan mudah menangkap dan menerima ilmu-ilmu yang Beliau sampaikan. Berbagai disiplinpun selalu beliau ajarkan kepada kami, Berangkat terlambat  bukanlah kebiasaan beliau. Bapak Guru yang lebih akrap dipanggil Pak Zen ini selalu berangkat pagi dan bahkan siswa-siswi belum ada yang berangkat atau baru ada beberapa anak saja Beliau telah memarkirkan Sepeda Motornya di depan kantor Ruagan Guru-Guru.
"Apabila Saya Terlambat berangkat ke sekolah maka saya akan  membayar Rp.5.000,- untuk kas kelas", Hanturnya Beliau di depan kelas. Dan kata-kata itu bukanlah sebatas kata yang terlontar dari mulut seorang guru yang mengajariku banyak hal. Ketika itu pernah sekali Beliau terlambat dan tanpa kami ingatkan Beliau langsung berkata, " Hari ini saya terlambat 10 menit , dan saya akan membayar Rp.5.000,- untuk menambah uang kas kelas ini".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar